Pemerintah juga menandatangani nota kesepahaman mdo bidang telekomunikasi serta pembuatan amunisi kaliber besar.
Dalam waktu yang berdekatan, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan persetujuan penjualan 36 jet tempur jenis F-15 ke dan berbagai peralatan militer ke Indonesia.
Baca Juga:
Jet Tempur Mirage 2000 Unjuk Gigi, Hancurkan Kh-101 Rusia di Langit Ukraina
Menurut Departemen tersebut, nilai penjualan alutsista itu mencapai US$14 miliar atau Rp200,8 triliun (kurs Rp14.347 per dolar AS).
AS menyatakan persetujuan penjualan alutsista ini tidak akan mengubah keseimbangan dasar militer di kawasan Indonesia. Meski demikian, belum terdapat kabar terkait kontrak jual beli tersebut.
"Keamanan mitra regional penting untuk stabilitas politik, dan kemajuan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik," kata mereka dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari AFP, Jumat (11/2).
Baca Juga:
Dominasi Udara: 10 Negara Asia dengan Armada Jet Tempur Terbanyak, Indonesia Masuk Daftar
Saat dicoba dihubungi guna mengonfirmasi pembelian 36 unit F-15, staf khusus Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak hingga saat ini belum merespons. [Ss]