Kalbar.WahanaNews.co, Pontianak - Tiga mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Kalimantan Barat, menghadirkan tong sampah pintar bernama 'Sampah Ceria' yang pada tahap awal menyasar anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk meningkatkan kepedulian mereka dalam membuang sampah pada tempatnya.
“Inovasi ini muncul ketika saya menyadari bahwa membuang sampah sembarangan sudah menjadi kebiasaan, dan saya rasa penting untuk menumbuhkan kebiasaan tersebut sejak berada di bangku sekolah terutama Pendidikan Anak Usia Dini," ujar Chief Executive Officer, Donny Hidayat, saat peluncuran di Pontianak, Kamis (1/8/2024).
Baca Juga:
Sekda Gorontalo Tekankan Koordinasi Lintas Sektor untuk Ketersediaan Makanan Bergizi Pelajar
Ia menjelaskan tong Sampah Ceria ini merupakan produk inovasi tempat sampah yang memiliki fitur buka dan tutup otomatis serta dilengkapi dengan respons balik berupa suara saat ada objek di depannya.
Adapun cara kerja dari tempat Sampah Ceria sangatlah sederhana. Ketika ada objek yang berada di depan tempat sampah, kemudian terdeteksi oleh sensor ultrasonik, maka sensor akan mengirimkan informasi tersebut ke Servo dan Modul DF Player.
"Kemudian Servo bergerak untuk membuka tempat sampah, dan DF Player memutar file mp3 yang diteruskan ke speaker. Setelah lima detik maka Servo akan berputar ke posisi semula," kata dia.
Baca Juga:
Kotawaringin Timur Raih Lima Penghargaan di Apresiasi Bunda PAUD Kalimantan Tengah 2024
Dengan membuka dan menutup otomatis serta respons balik diharapkan anak - anak tertarik dan suka membuang sampah di tong Sampah Ceria.
"Dengan hal itu diharapkan menjadi kebiasaan suka membuang sampah pada tempatnya. Dengan produk ini, semoga generasi penerus bangsa bisa memiliki budaya yang baik dalam hal membuang sampah. Sehingga persoalan sampah bisa diatasi bersama dan tentunya dimulai sejak dini," ucap dia.
Menurut dia, Sampah Ceria bisa diluncurkan setelah melalui proses produksi yang cukup lama yaitu selama 30 hari. Hal itu karena harus melakukan uji coba dan lainnya.