Ratu Nina mengklaim penobatan tersebut salah, lantaran seharusnya sang istri sah-lah yang mendapat gelar tersebut.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Pamit dari PPP, Tegaskan Tak Ada Tekanan Politik
Kronologi
Ratu Nina awalnya mendapat informasi atas penobatan Maha Ratu Suri Mahkota Agung Kesultanan Pontianak.
Lantas dirinya mendatangi istana, bermaksud mempertanyakan alasan penobatan.
Baca Juga:
BPKN Jamin Kepesertaan PBI BPJS Aman, Ketua BPKN Mufti Mubarok Serukan Perlindungan Konsumen di Tengah Polemik
Karena dialah yang seharusnya menerima gelar tersebut lantaran istri sah.
“Saya masih istri sah dan saya tidak terima dia akan dinobatkan. Karena yang harus dinobatkan itu adalah istri sah seorang sultan, baru bisa mendapat gelar,” kata Ratu Nina kepada wartawan, Minggu (31/10/2021) malam.
Ratu Nina menegaskan, kedatangannya bukan untuk membuat keributan, tapi hanya sekadar ingin bertanya langsung kepada Sultan Pontianak.