Selain itu, pihaknya juga meminta kepada warga untuk melapor kondisi jaringan yang berpotensi berbahaya.
"Mohon kerja sama dari masyarakat, apabila menemukan kondisi jaringan yang sekiranya berpotensi bahaya untuk dapat segera melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile untuk dapat segera kami tindaklanjuti," katanya.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
Banjir di Lombok
Sementara itu, sejumlah wilayah di Lombok mengalami banjir imbas hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah pulau itu sejak Jumat malam hingga Sabtu Sore.
Salah satunya adalah di Desa Banket Parak, Kecamatan Pujut dan Desa Kidang Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah.
Baca Juga:
Tarif Listrik April 2025 Tidak Naik, Ini Alasannya!
"Air sungai meluap, sehingga masuk ke halaman rumah warga," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lombok Tengah, Zamzuri di Praya, Sabtu.
Banjir tersebut cukup mengganggu aktivitas masyarakat, karena ketinggian air mencapai paha orang dewasa, namun pihaknya belum bisa memberikan data rinci terkait warga yang terdampak.
"Kita sedang turun di lokasi untuk memberikan bantuan, tapi akses jalan ke TKP belum bisa dilewati, karena air cukup tinggi," katanya.