Keberhasilan ini disebut bisa menjadi solusi atas kelangkaan stok transplantasi ginjal.
Sebelumnya, hanya ginjal dari manusia yang masih sehat yang bisa diambil untuk transplantasi ke pasien penderita gagal ginjal.
Baca Juga:
Peringatan Hari Bhayangkara Ke- 80,Personel Berprestasi Dapat Penghargaan Dari Bupati Karo
Namun dengan sukses ini, ginjal babi bisa menjadi alternatif yang prospektif sebagai pengganti ginjal manusia.
Mengutip Reuters, ginjal yang diambil pun berasal dari babi yang secara genetik sudah mengalami penyesuaian.
Dengan demikian, jaringan ginjal babi itu tak lagi mengandung molekul yang biasanya memicu penolakan oleh tubuh manusia.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Nyalakan 1.500 Pelanggan Serentak, Layanan Cepat untuk Kebutuhan Listrik Warga
Namun penelitian transplantasi ini masih dalam tahap pengujian.
Fatwa Halal Al Azhar Mesir