Total 4,5 juta pengguna, atau lebih dari 73 persen, memilih “yse”.
Tak lama setelah itu, Twitter mengatakan akan menghadirkan fitur mengedit tweet yang sudah di-posting.
Baca Juga:
Penuh Kebersamaan, Peringatan May Day 2026 di Jambi Berlangsung Aman dan Kondusif
Namun, melalui keterangannya, mereka menyebut fitur ini dibuat bukan karena Elon Musk, namun karena memang telah diminta pengguna selama bertahun-tahun.
Musk juga punya saran nyeleneh mengubah kantor pusat Twitter di San Francisco, California, AS, menjadi tempat penampungan tunawisma.
Kabar Elon Musk memborong 9,2 persen saham Twitter terungkap dalam laporan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (Securities and Exchange Commission/SEC), pada 4 April lalu.
Baca Juga:
Musk Sebut Reaktor Fusi Cuma Buang-buang Duit
Menurut laporan Bloomberg, saham yang dibeli CEO Tesla dan SpaceX itu ditaksir mencapai 2,89 miliar dolar AS. Gara-gara akuisisi itu, nilai saham Twitter melonjak. [Ss]