Alhasil, pesawat Garuda mempunyai beragam jenis dan kemudian dibuat skenario bila ingin terbang ke negara sebuah negara harus menggunakan pesawat A atau B.
Baca Juga:
Jeffrie Geovanie Dikabarkan Ganti Erick Thohir, Pengamat Sebut Jadi Pemerintahan Prabowo Rasa Jokowi
2. PT PLN (Persero) Tbk
Pada akhir tahun 2019 lalu, PT PLN (Persero) dikatakan memiliki utang yang mencapai Rp 500 triliun.
Perusahaan BUMN tersebut terbebani utang dengan jumlah besar karena sibuk mencari pinjaman guna membiayai proyek kelistrikan 35 ribu megawatt (MW).
Baca Juga:
Erick Thohir Tunjuk Maroef Sjamsoeddin Jadi Dirut MIND ID, Ternyata Ini Alasannya
Kemudian, pertengahan tahun 2021, dikatakan bahwa PLN sukses menurunkan jumlah interest bearing debt atau rasio utang kena bunga menjadi Rp 452,4 triliun.
Pencapaian tersebut disangga oleh aksi korporasi PLN dengan pelunasan pinjaman sebelum jatuh tempo setara Rp 30 triliun sesudah didapatkan kompensasi.
Direktur Utama PT PLN (Persero) yang baru, Darmawan Prasodjo, mengatakan tentang strategi restruktrurisasi utang perusahaan.