"Diimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di area sekitar pesisir yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," tutur Sutikno.
Kepala Stasiun Meteorologi Supadio, Nanang Buchori, mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai dampak cuaca ekstrem yang terjadi.
Baca Juga:
BMKG: Hari Raya Idulfitri, Waspada Hujan Lebat di Dua Hari Lebaran
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai terhadap dampak cuaca ekstrem yang mungkin saja terjadi seperti adanya pohon tumbang, kerusakan atap rumah akibat angin kencang, jalan licin, muncul genangan/banjir, tanah longsor dan dampak bencana hidrometeorologi lainnya," jelasnya.
Imbauan juga dilakukan Badan Meteorologi, Klimatologi, Geogifisika Maritim Pontianak. Prakirawan Syarifah Nadya Soraya menjelaskan bahwa saat ini sedang terjadi fenomena bulan baru yang bertepatan dengan Perigee.
Ia menjelaskan bahwa Perigee merupakan fenomena astronomi dimana bulan berada pada jarak terdekatnya dengan bumi sehingga membuat ketinggian air pasang lebih tinggi.
Baca Juga:
BMKG Peringatkan Ancaman Gelombang Tinggi di Perairan Banggai Saat Mudik Lebaran
"Saat ini terjadi fenomena bulan baru bersamaan dengan fenomena Perigee yang merupakan suatu kondisi yang dapat meningkatkan tinggi pasang air laut maksimum,'' ujarnya.
Imbauan Bupati Sambas
Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas menerbitkan surat imbauan antisipasi bencana hidrometeorologi bagi masyarakat pesisir pantai, nelayan, operator transportasi laut, dan wisatawan, Rabu 25 Januari 2023.